T O P

Rektor bisa jd komisaris. PON ttp jalan pas lagi pandemi. Kasus turun krn testing turun. Negara ini gak berhak dapat apa-apa dari kita.

Rektor bisa jd komisaris. PON ttp jalan pas lagi pandemi. Kasus turun krn testing turun. Negara ini gak berhak dapat apa-apa dari kita.

benhanks040888

I'm okay with being disappointed with the government, but not your country. Dan kenapa tweet-tweet begini suka bawa-bawa "kita"? Siapa "kita"? Mau benci negara kok ngajak-ngajak? Gua bukan patriotis ya, gua juga sama kecewanya dengan penanganan COVID di negara ini, tapi kalau kayak begini pikirannya langsung "ah pindah negara lah" dll, what does that say about you? Dan lu kalau bisa pindah negara pun, emang yakin negara baru lu itu bebas drama dan ideal banget seperti kemauan lu? Even Jepang aja sekarang lagi drama soal olimpiade. US hobi gun dan racist violence, dll. Ya kali tiap merasa kecewa solusinya pindah negara. Gua nggak ada problem sama si yang nge-tweet ini ya, tapi tadi iseng ngecek profilenya. Habis tweet ini dia nge-tweet kena covid dari cluster keluarga. Hopefully she and the family recover, tapi rada ironis ya, kritis terhadap pemerintah/negara tapi kenanya dari circle terdekat yang nggak patuh terhadap himbauan/aturan pemerintah.


Even-Drive-5483

when she finally able to move to lets say US, and she got shot she will be happy


Marshal91

And get racially abused being immigrants from third world country.


pelariarus

Negara =/= pemerintah.


mFachrizalr

Negara beda sama pemerintah sih menurut gue. Maksud gue, kalau pemerintahnya direset total dan ganti total jadi orang-orang kompeten (atau gini deh, orang-orang pemerintah segala level saat ini tiba-tiba kena epiphany atau hidayah massal gitu jadi tobat dan bener semua), gue gak bakal segan-segan memuji setinggi langit kok. Tapi kalau kayak saat ini yang kelihatan inkompeten dan ngelawak (gak lucu), ya kritis ngegas oke-oke aja. >Rektor bisa jd komisaris. PON ttp jalan pas lagi pandemi. Kasus turun krn testing turun. ~~Negara ini~~ **Pemegang dan pelaksana kekuasaan dan jabatan saat ini** gak berhak dapat apa-apa dari kita FTFY.


FantasyBorderline

Even if you hate this country and think it doesn't deserve anything from you, the least you can do is not making things even worse. Besides, government incompetence does not excuse those "Corona tentara Allah" statements. Especially after their so-called 'tentara Allah' caused a lot of what could be called friendly fire incidents. Unrelated: if you want a Western alliance to invade Indonesia for 'humanitarian issues', just say hello to World War 3.


LordLuhut

Lu lagi, lu lagi, with same usual agenda. Kontol! I fucking despise our government, but I would die for this country.


wicaksonogmail

Kalau rektor nya batal jadi komisaris, tentu saja itu tidak mengubah opini mu kan?


a_bohemian04

Meksipun yang sekarang batal. Kan masih ada kemungkinan Rektor berikutnya akan ada yg ngerangkap jabatan juga. Karena ada perubahan Statuta yg memungkinkan hal tsb. Coba aja kemarin Statuta-nya ga diubah, tp dia langsung mundur (di salah satu posisi-nya). Ya masalah selesai


wicaksonogmail

Jadi karena berubah menjadi kemungkinan, bukan lagi kenyataan, opini nya berubah menjadi "Negara ini -kemungkinan- gak berhak dapat apa-apa dari kita"


a_bohemian04

Gw bukan ngomentarin ttg opini yang "negara ga berhak apa2 dr kita". Gw ngasih pendapat bahwa meksipun Rektor-nya mundur itu tdk menyelesaikan masalah seutuhnya. Karena sudah tercipta masalah yg baru, yaitu berubahnya Statuta